Assalamualaikum…!!
Tulisankali
ini saya kutip dari beberapa sumber hasil bacaan dan tontonan yang kemudian
saya terjemahkan dalam bentuk ketikan tangan ku…dan inilah hasilnya.,.
Dan
hasilnya semoga semua sahabatku bisa mengambil pelajaranya…hehehe..
"Nikah itu bukan perkara gedenya rezeki, tapi gedenya nyali. Bukan hidup yang
mapan, tapi jiwa yang mapan. Bukanmenunggu adanya gaji bulanan, tapi adanya
komitmen menjemput penghasilan. Jikaada lelaki yang bilang menyukaimu, tanyakan
padanya, kapan kau akanmenikahiku?"
(Dilansir
dari buku "Ya Allah,Siapa Jodohku?" karangan Ahmad Rifa'i Rif'an)
Kalau kau
mengenalku, kau pasti tahu,aku sangat suka berbicara tentang rasa. Hahaha. Ups,
kenapa tiba-tiba terlintas tawa ya? Maaf, maaf. Soalnya mendadak geli di
sekitar tengkuk, belum lagi jantungku gatal bukan main. Yaa Allah, ampuni
kekacauan hatiku.
Oke,
tulisan kali ini [lagi-lagi] akan mengangkat tema cinta. Tepatnya, tentang jodoh.
Yang merasa agak-agak gimana gitu, santaikan keningmu, you'll be fine. Benar,
hatimu akan baik-baik saja. Promise! Emm... kecuali, mungkin tanah di
sekitarmu akan sedikit berguncang. Ehem.., hahaha!
Dalam
keseharian, aku selalu bertanya-tanya, jodoh itu ... apa ya? Padahal
hanya satu kata yang terdiri dari lima huruf, tapi kok, kalau diomongin jadi heboh
bener ya? Belum lagi, bisa menimbulkan halusinasi akut. Mematikan. Ckckck,
tidakkah itu lebih menakutkandibanding makhluk tak kasatmata sekalipun?
Nah suatu
ketika, didalam burung besi raksasa menuju Kota Jakarta, khayalku teracuni oleh kisah cinta mencengangkan antara drakula dan manusia
dari sony picture animation. Jangan membayangkan berlebihan, itu hanya sebuah
animasi klasik, jadi aura kelamnya tak nampak, digantikan kesan unyu lagi
menggemaskan. Eh, apa? Kau tidak mengerti apa yang kumaksudkan? Aish, itu
sebuah film tiga dimensi. Judulnya, “Hotel
Transylvania.”
Well, dari
film tersebut, ada satu hal yang mampu menarik alam bawah sadarku sampai ke
level nyata. Keren. Aku berbicara tentang fenomena jodoh yang diungkap oleh tokoh utama dalam kisah
tersebut. Benar, mereka menyebutnya, Zing.
Kupikir
istilah itu diambil dari bahasa asing. Ya, zing dalam bahasa inggris bermakna energi positif yang bisa
membangkitkan semangat. Katanya, bila kau
bertemu dengan seseorang yang tiba-tiba saja mampu mengalihkan duniamu dalam
sekejap, membuat jantungmu seakan berhenti berdetak, bersamaan dengan itupula,
waktu seakan berhenti berdetik. Lalu sekeras apapun kau berusaha, kautidak akan
bisa menyembunyikan binar matamu yang terpancar karena kehadirannya.
Pernah
mengalaminya? Itulah zing.
Kesukaanku
pada istilah zing membuat membuat saya semakin bertanya. Pasalnya, dibanding
kata zing, saya lebih suka menggambarkan fenomena jodoh dengan sebutan imprint.
Aku tercekat, imprint apaan ya?
Gomen ne,
aku baru tahu ternyata itu istilah yang dipakai untuk mengungkap fenomena jodoh
dikalangan werewolf a.k.a manusia serigala. Sudah bisa menebak apa yang
kumaksud?Ya ya ya, gara-gara rekomendasi (paksaan, red) dari hasil bacaan, aku
berhasil memahaminya sesaat setelah menyimak tetralogi twilight.
Imprint.
Kau tahu kalau kau berjodoh dengannya ketika pertama kali memandangnya. Suatu rasa alamiah yang muncul
begitu saja, tiba-tiba dan merasuk jiwa. Bagian terkerennya adalah kau tahu bahwa
bukan gravitasi yang menahanmu di bumi ini, melainkan keberadaannya.
Dalam
bahasa inggris, imprint diterjemahkan sebagai jejak. Setelah dipikir-pikir, lumayan masuk akal.
Maksudku, ketika kau jatuh cinta pada seseorang, imprint, itu berarti kau
membiarkan dia memasuki hatimu dan meninggalkan jejaknya di sana. Bukankah begitu?
Mari
meninggalkan zing dan imprint. Aku masih mau membahas satu lagi istilah jodoh yang
begitu melekat di memoriku, sepanjang masa. Soalnya istilah jodoh yang masih berdasarkan skenario
bani adam ini, sudah dirilis 15 tahun silam, namun tetap saja, aku begitu
menyukainya. Kuch-kuchhota hai.
Dalam
bahasa india, kuch-kuch hota hai berarti something
happened alias sesuatu telah terjadi. Sesuatu apa? Sesuatu yang mengalir begitu cepat
melalui aliran darahmu, mengguncang syarafmu, lalu mendebarkan hatimu.
Kau mungkin tidak sadar, kalau kau telah jatuh cinta padanya, sejak pandangan
pertama.
Well,
tiba-tiba saja hatiku terasa hangat. Oops, hahaha! Padahal aku
baru mau masuk inti tulisandari fenomena jodoh ini. Ehem... jadi begini, ketiga
istilah tadi itu mutlak buatan manusia, maksudku istilah-istilah itu
timbul dari imajinasi dan pikiran manusia. Tahu tidak, ada loh, istilah yang
dirunut berdasarkan sandiwara langit.
Namanya, “Tulang Rusuk.”
Dari hadits
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shalallahu
‘alayhi wasallam bersabda, “Berbuat baiklah kepada wanita, karena sesungguhnya
mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan sesungguhnya tulang rusuk yang paling
bengkok adalah yang paling atas. Jika kalian memaksa untuk meluruskannya,
niscaya ia akan patah. Namun jika kalian biarkan, mereka akan senantiasa
bengkok. Maka sikapilah para wanita dengan baik.”
(HR. Muslim
dan Al-Bukhari dari KitabAn-Nikah No. 5186)
Jadi boleh kan, aku menutup fenomena jodoh ini dengan istilah terakhir, “Tulang Rusuk”. Aku terkagum-kagum
karenanya, istilah yang paling manis di antara yang manis-manis. Ya, sang
pemilik tulang rusuk dan si tulang rusuk itu sendiri. Seorang wanita yang
disifati bengkok tetapi selalu paling bisa menjadi akar kebahagiaan bagi
lawan jenisnya. Ya, menjadi ultimatum cahaya untuk jodohnya, pasangan
hidupnya.
Menurutku,
itulah fenomena jodoh yang sebenarnya. Tulang rusuk. Ketika kau tahu
kekurangan seseorang tetapi kau tetap bertahan untuknya, beriktikad keras untuk selalu
berada di sampingnya dan dibandingkan menyudutkan posisinya, kau lebih
memilih untuk memihaknya. Ya, membantunya menjadi pribadi yang lebih
baik.
Jodoh itu Rahasia Allah. Kau tidak akan tahu apa yang akan terjadi ke depan. Namun aku yakin, baik kau maupun aku, akan selalu terpesona dengan sandiwara langit yang Allah siapkan untuk hamba-hamba-Nya. Subhanallah.
Jodoh itu Rahasia Allah. Kau tidak akan tahu apa yang akan terjadi ke depan. Namun aku yakin, baik kau maupun aku, akan selalu terpesona dengan sandiwara langit yang Allah siapkan untuk hamba-hamba-Nya. Subhanallah.
Sekali lagi, Jodoh itu Rahasia Allah. Kau tidak bisa bilang telah berjodoh dengan
seseorang sampai kau telah halal sempurna baginya, sampai 'arsy Allah berguncang
karena prosesi akad nikah yang dilangsungkan, sampai hak perwalian berpindah
dari kedua orang tua ke seorang suami. Tabaarakallahu Ta'ala.
Untuk yang
terakhir kalinya, Jodoh itu Rahasia Allah. Sungguh, buka matamu lebar-lebar,
buka akalmu matang-matang. Biarkan niat baik itu mengalir bersama
ridho-Nya, Insyaa Allah.
“Jodoh bukanlah perkara aku
menyukaimu, melainkan perkara aku menikahimu.”
