Memiliki peran sebagai orang tua dan guru pertama, tentu saja Mama memiliki kewajiban penting untuk mendidik anak hingga ia tumbuh cerdas dan pintar.
![]() |
| Foto ilustrasi anak (sumber foto:pexel.com) |
Namun sayangnya, terkadang ini tidak mudah dilakukan. Sebelumnya, Mama harus mengetahui metode belajar paling optimal untuk Si Kecil.
Selain itu, Mama juga harus memahami karakternya sehingga ia dapat mengoreksi metode yang diterapkan pada anak, apakah optimal atau tidak.
Karena itu, untuk mengajar anak membaca, tentu dibutuhkan waktu yang lama sampai akhirnya dia lancar.
Meskipun Mama harus melalui tahap yang panjang ketika mengajar Little membaca, tetapi ternyata ada trik khusus yang memungkinkan Mama mengajar anak-anak membaca dengan cepat tanpa mengeja.
Perhatikan baik-baik, tips naratif berikut merangkum beberapa tahapan.
1. Memperkenalkan surat dengan cara yang menyenangkan
Jika anak Anda sama sekali tidak mengetahui huruf-hurufnya, atau tidak memiliki penguasaan, langkah pertama untuk mengajar anak-anak adalah dengan memperkenalkan huruf A hingga Z.
Buat anak mama Anda hafal ketika Anda menemukan salah satu huruf A sampai Z. Juga, pastikan anak Anda bisa mengucapkan huruf-huruf dengan benar.
Misalnya ketika dia melihat bentuk huruf "B", maka anak mama secara spontan bisa langsung mengatakan jika hurufnya bertuliskan "jadilah".
2. Ajari anak-anak untuk menghafal suku kata
Kemudian jika mama Anda telah menguasai dan mengetahui surat-suratnya, minta dia untuk menghafal suku kata. Biarkan anak Anda menghafal suku kata dari konsonan B hingga Z, diikuti oleh vokal a, i, u, e, o.
Contoh: ba, bi, bu, be, bo hingga za, zi, zu, ze, zo. Biarkan dia menghafal dan terbiasa dengan suku kata.
Meskipun mereka masih menghafal dan tidak bisa membaca, setidaknya anak itu tidak bisa dikatakan bisa membaca. Lalu ke tahap selanjutnya
3. Undang anak-anak untuk membaca suku kata berbeda-beda
Tahap selanjutnya adalah menemukan kata-kata yang memiliki berbagai suku kata untuk mendorong anak membaca dan memperkenalkannya.
Misalnya, seperti bo-la, bu-ku, pa-pi, ma-mi, cu-ka, dan sebagainya. Pada tahap ini, jangan perkenalkan anak-anak dengan suku kata yang berakhir dengan surat kematian.
Tujuannya agar mereka menguasai tahap ini terlebih dahulu. Jika anak masih kesulitan memahaminya, cobalah mengajarinya terlebih dahulu untuk membiasakan diri dan memahami suku kata, seperti:
ba, ca, da, fa, ga, dan sebagainya
bi, ci, di, fi, gi dan sebagainya
bu, cu, du, fu, gu, dan sebagainya
menjadi, ce, de, fe, ge, dan sebagainya
bo, co, do, fo, go, dan sebagainya
4. Ajari anak-anak huruf mati
Jika Anda sudah menguasai tahap sebelumnya, sekaranglah saatnya Mama mengajar anak-anak tentang surat-surat mati.
Mengajari anak-anak huruf-huruf pertama dapat memperkenalkan huruf mati, seperti "ng", "ny", dan surat konsonan lainnya ketika digunakan sebagai surat mati.
5. Latih anak membaca seluruh kata
Pada awalnya mungkin sulit bagi anak-anak untuk tidak mengeja, sehingga mereka harus mengeja terlebih dahulu. Nah, peran Mama di sini harus secara aktif melatih si kecil untuk bisa membaca dengan cepat tanpa mengeja.
Sambil berjalan, Mama juga harus menemukan metode yang tepat untuk anak-anak, jika anak masih kesulitan membaca dalam proses untuk waktu yang lama.
Nah, itulah beberapa langkah mudah untuk mengajar anak membaca tanpa mengeja. Selain metode di atas, Mama juga harus membuat proses belajar lebih menyenangkan.
Jangan paksa anak belajar membaca, apa pun bentuknya. Terutama pada anak balita. Hindari memaksa anak-anak untuk memahami segalanya dengan cepat.
Sebaiknya Mama memberinya rangsangan sehingga ia terbiasa belajar membaca secara alami
