Seperti biasanya dipagi hari semua siswa akan berbaris didepan kelas sebelum memasuki Kelas untuk memberikan Salam dan Jabat tangan kepada sang Wali Kelas ketika akan memulai Pelajaran di Pagi harinya.
Ketua Kelas akan bertindak sebagai pimpinan barisan, sebut saja si Baso" namanya yang sering dipanggil oleh semua teman kelas dan para guru yang ada disekolah.
Dan dengan penuh semangat si Baso Maju untuk memperbaiki barisan.
Baso : Siaap Gerak.. Lancang Depan Gerak...!!
Dan tiba-tiba salah seorang teman langsung protes karena aba-aba si Baso yang agak aneh menurut salah seorang murid baru ini, yang merupakan pindahan dari Kota.
Murid Baru : "Hei Loh bilang apa barusan? Lancang didepan...???
Kamu ini punya etika ngak ya?
"Sontak semua siswa ketawa...hahahhaa"...
Baso : Waduh... ini anak Kota belum pernah ikut baris-berbaris kali yah. bisanya cuman up date status doank kalie yah...?? Bro.. Lancang depan itu artinya Tegapkan tangan kedepan biar kita bisa meluruskan barisan bro...!!
Murid Baru : Owwhhh..."Bilang dunk dari tadi.." Kan gua belom paham apa maksud dari aba-aba tadi.. "Up date status" Lancang Deapn = Tegapkan Tangan Kedepan untuk meluruskan Barisan" Ilmu baru bro dari Kampung"
"Dan setelah berbaris semua siswa pun antri masuk kedalam kelas sambil mencium tangan sang Wali kelas, dan Siswa baru kembali sibuk dengan Camera handphonenya, mencoba mengambil gambar yang menurutnya aneh dan baru kali ini dia dapatkan, dan tidak memperdulikan dengan Antrian teman-temannya dia langsung Nyolot masuk kedalam tanpa menunggu antrian, dan akhirnya sang ketua Kelas menegur "Hei broo.. Pelajaran Antri itu ngak ada didalam Pelaran bro, tapi dia ada dari Kebiasaan kita sehari-hari dan itu semua ada disini.
Sekali lagi murid baru itu mendapat Ilmu baru dari Kelas sekolahnya yang baru.
Apa yang bisa kita pelajari terkait etika dan budi pekerti itu semuanya tak ada dalam kurikulum se-Canggih apapun, tapi dia ada dalam kehidupan kita sehari-hari yang bisa kita lihat dari cara kita memperlakukan lingkungan kita.
Salam Inspirasi Pendidikan
"Pendidikan itu Pintu Budi Pekerti yang harusnya Selaras dengan Ke-ilmuan"
